Profil

MENGENAL FAKULTAS TEOLOGI

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) adalah lembaga pendidikan Teologi didalam lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana yang bersifat ekumenis dan interdenominasi, serta didukung oleh gereja-gereja pendukung UKSW yang berjumlah 18 sinode.

 Sebagai institusi pendidikan Teologi berlatar belakang Tradisi Reformasi, Fakultas Teologi mengakui Ke-Tuhan-an Yesus Kristus dan menerima Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) sebagai Firman Allah yang menjadi dasar kehidupan iman dan perilaku Kristen.

Akreditasi

Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana diakreditasi oleh dua badan akreditasi. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang adalah institusi resmi pemerintah di bawah naungan Departemen Pendidikan Nasional telah melakukan proses akreditasi terhadap Fakultas Teologi pada 2000 dan dinyatakan memperoleh nilai A sebagai peringkat tertinggi dari akreditasi pemerintah baik bagi program studi teologi pada tingkat S-1, maupun Program Pasca Sarjana Strata-2 Sosiologi Agama.   Pada tahun 2006, peringkat akreditasi A dari BAN – PT tetap dipertahankan oleh Fakultas Teologi.

 Tim Akreditasi ATESEA (The Association of Theological Education in South East Asia) juga telah melakukan akreditasi di mana kedua program tersebut di atas dinyatakan terakreditasi. Dengan demikian maka Fakultas Teologi mempunyai kewewenangan penuh menyelenggarakan proses belajar mengajar secara mandiri dan lulusannya diakui dan diterima secara internasional.

 Sekilas Sejarah

Fakultas Teologi merupakan kelanjutan dari Jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam lingkungan FKIP UKSW. Pada tahun 1969 secara resmi Fakultas Teologi mulai menyelenggarakan program pendidikannya dengan gelar Sarjana Muda Teologi. Pada tahun 1974, Fakultas Teologi mulai menyelenggarakan program Sarjana Lengkap, dengan Jurusan khusus gereja dan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan kepemimpinan gereja yang mempunyai kemampuan dalam analisa sosial dan memahami interaksi timbal balik antara agama (gereja) dan masyarakat.

Dalam perkembangannya, Fakultas merasa perlu untuk menambah jurusan atau konsentrasi studi dalam bidang yang lain seperti Konseling Pastoral dan Pembinaan Warga Gereja (PAK). Berkaitan dengan berbagai peraturan dan ketentuan pemerintah Fakultas mengambil keputusan untuk mempunyai satu program studi saja yakni Program Studi Teologi dengan tetap memberi peluang kepada para mahasiswa untuk tetap memperdalam bidang minat dalam konsetrasi sosiologi agama, konseling pastoral maupun pembinaan warga jemaat/gereja melalui penulisan karya akhir atau skripsi.

Pada tahun 1992, Fakultas Teologi mengalami perkembangan yang penting dengan dibukanya program Pasca Sarjana Jurusan Agama dan Masyarakat (Sosiologi Agama).  Dalam kaitan dengan ketentuan pemerintah, maka Fakultas Teologi maupun Program Pasca Sarjana Sosiologi Agama juga telah menjalani proses akreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) di bawah Departemen Pendidikan Nasional.

 Visi dan Misi

Gereja dan komunitas Kristen serta institusi pendidikannya bertanggungjawab untuk mengusahakan pembangunan manusia seutuhnya antara lain melalui pendidikan yang membebaskannya dari kebodohan dan keterbelakangan yang menghambat pemenuhan kemanusiaannya. Namun usaha untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi haruslah didasarkan pada pengakuan akan pencipta alam semesta serta isinya. Berdasarkan hal itu UKSW menetapkan motto takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat.

Hikmat di sini lebih dari sekedar pengetahuan tetapi kebijaksanaan hidup yang berhubungan dengan dimensi religius dan moral. Dimensi religius adalah pengakuan akan Tuhan sebagai pencipta, penyelamat dan pembaharu manusia dan seluruh ciptaan. Dimensi moral berarti bahwa pengetahuan yang dicapai haruslah digunakan untuk kesejahteraan dan kebaikan manusia dan keutuhan ciptaan.  Disamping itu kita juga harus turut serta mengusahakan terciptanya masyarakat yang lebih adil, manusiawi, damai, utuh tanpa diskriminasi atas dasar apapun: ras, seks, golongan, agama.

Visi Fakultas Teologi

Visi Fakultas Teologi adalah menjadi:

  1. Institusi pendidikan tinggi teologi untuk pengembangan teologi konstekstual, yang berawasan ekumenis dan pluralis dalam konteks masyarakat dan gereja-gereja di Indonesia
  2. Institusi pendidikan teologi untuk pembentukan calon pengerja gereja dan institusi kristen dalam arti luas yang mempunyak kepakaran, daya cipta serta ketrampilan melayani yang memadai dalam berbagai bidang pelayanan.

Misi Fakultas Teologi adalah:

  1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang berkualitas dalam bidang ilmu teologi dan ilmu-ilmu lain yang relevan.
  2. Melaksanakan penelitian dalam bidang teologi dan kegerejaan dalam konteks masyarakat Indonesia.
  3. melaksanakan pengabdian kepada gereja  dan masyarakat.

Visi Program Studi Ilmu Teologi

  1. Menjadi salah satu program studi teologi terbaik di Indonesia dalam pengembangan ilmu teologi yang kontekstual, ekumenis dan pluralis, yang mampu menjawab pergumulan gereja dan masyarakat Indonesia.
  2. Menjadi lembaga pendidikan tinggi teologi yang mempersiapkan calon pengerja gereja dalam arti luas. 

Misi Program Studi Ilmu Teologi 

  1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang bermutu dalam ilmu teologi dan ilmu-ilmu lain yang relevan,
  2. Melaksanakan penelitian dalam bidang teologi dan kegerejaan yang relevan dalam hubungannya dengan konteks masyarakat Indonesia yang majemuk,
  3. Melaksanakan pengabdian kepada gereja secara khusus dan masyarakat pada umumnya yang sesuai dengan kebutuhan gereja dan masyarakat.

 Tujuan Fakultas Teologi

 Fakultas Teologi mempunyai tujuan:

 mempersiapkan dan menghasilkan calon-calon pengerja gereja dalam arti  luas yang mempunyai wawasan teologis yang memadai, sikap dan komitmen melayani, serta mempunyai ketrampilan melayani dalam berbagai bidang pelayanan gerejawi dan kemasyarakatan.

 Tujuan Program Studi Ilmu Teologi

 Tujuan Program Studi Ilmu Teologi adalah :

Mempersiapkan dan menghasilkan calon-calon pengerja gereja dalam arti luas yang mempunyai wawasan teologis yang memadai, sikap dan komitmen  melayani, serta mempunyai ketrampilan melayani dalam berbagai bidang pelayanan gerejawi dan kemasyarakatan.

Sasaran Program Studi Ilmu Teologi

Menghasilkan sarjana Sains Teologi pada aras Strata 1 dengan profil sebagai berikut:
  1. Memiliki kompetensi wawasan teologis yang kontekstual, ekumenis, dan pluralis yang relevan dengan bidang pelayanan Kristen.
  2. Memiliki dedikasi dan  komitmen pelayanan  yang tinggi
  3. Memiliki kompetensi dan ketrampilan melayani dalam berbagai bidang pelayanan yang dibutuhkan oleh gereja dan masyarakat.
  4. Mempunyai  spiritualitas yang menunjang pelayanan dalam gereja dan masyarakat.

 

Pengajar dan Mahasiswa

Pengajar tetap berjumlah tujuh belas orang, tujuh di antaranya adalah perempuan dan pengajar tidak tetap (yang berasal dari unit lain di lingkungan UKSW) berjumlah enam orang. Pengajar tetap pada umumnya telah mempunyai gelar akademik Strata Dua (S2), sedang yang telah memiliki gelar Doktor dalam berbagai disiplin ilmu teologi dan disiplin lain yang relevan berjumlah tujuh orang,  dan  yang sedang studi program Doktoral enam orang.

Seluruh pengajar telah memiliki Jabatan Fungsional Akademik (JAFA) yang memberi kewenangan mengajar ditingkat perguruan tinggi, Seorang telah memperoleh gelar profesor dan 2 orang sedang dalam proses pengajuan memperoleh gelar profesor. Fakultas masih terus berusaha meningkatkan kualifikasi dosen baik dengan studi lanjut di dalam dan di luar negeri maupun melalui penelitian, serta peningkatan JAFA.

Para pengajar selain mempunyai kepakaran dalam bidangnya, juga mempunyai pengalaman luas serta peranan-peranan penting dalam berbagai organisasi gerejawi ataupun organisasi pendidikan khususnya pendidikan teologi di Indonesia.

Mahasiswa Fakultas Teologi UKSW berasal dari berbagai gereja baik gereja pendukung UKSW maupun dari gereja-gereja lain. Akhir-akhir ini semakin banyak calon mahasiswa yang berminat menempuh studi teologi di Fakultas Teologi UKSW. Namun oleh karena keterbatasan-keterbatasan dari segi jumlah pengajar dan ruangan, maka untuk menjamin proses belajar mengajar yang efektif setiap tahun  Fakultas Teologi UKSW hanya dapat menerima tidak lebih dari 100 mahasiswa baru.

Jumlah keseluruhan mahasiswa Fakultas Teologi tahun ajaran 2008/2010  mencapai 500  orang.  Dengan demikian rasio dosen mahasiswa kurang lebih 1 : 30. Mahasiswa Fakultas Teologi UKSW berasal dari latar belakang suku yang berbeda-beda di Indonesia, dan dengan demikian Fakultas Teologi menjadi tempat untuk mengembangkan sikap hidup yang toleran dalam rangka membina kesatuan dan persatuan nasional serta sikap ekumenis.

Dalam hal hubungan dosen dan mahasiswa, Fakultas Teologi UKSW menganut pendekatan yang egalitarian. Hubungan yang demikian ini sangat membantu perkembangan kepribadian mahasiswa sebagai calon pelayan gereja dan masyarakat umumnya.

 

Beban Akademis dan Kehidupan Spiritual

Untuk dapat menyelesaikan studi di Fakultas Teologi UKSW, seorang mahasiswa harus menyelesaikan sekurang-kurangnya 144 sks (kredit) yakni yang terdiri dari matakuliah kurikulum inti (nasional) maupun kurikulum institusional (lokal). Kurikulum tersebut mencakup PPL (Praktek Pendidikan Lapangan) I-VI yang wajib ditempuh oleh semua mahasiswa. PPL I–V dapat ditempuh oleh mahasiswa sementara kuliah, dilakukan di gereja-gereja sekitar Salatiga dalam rangka mendekatkan dan pengenalan mahasiswa dengan kehidupan dan pelayanan gereja. Sedangkan PPL VI ditempuh selama satu semester penuh di suatu jemaat tertentu diseluruh Indonesia. Fakultas juga sangat memberi perhatian kepada kehidupan spiritual baik di dalam kurikulum, misalnya melalui Matakuliah Spiritualitas Kristen dan PPL, maupun melalui kegiatan-kegiatan ko-kurikuler berupa ibadah Fakultas, ibadah angkatan dan ibadah bersama dengan para wali studi.  Wali studi berperan bukan saja sebagai mentor dalam hal-hal akademis, tetapi juga memberi perhatian pada kehidupan spiritual mahasiswa.

Selain itu Fakultas juga merancang beberapa kegiatan retreat yang diselenggarakan pada kesempatan-kesempatan tertentu sebagai sarana pengembangan kehidupan spiritulitas mahasiswa. Melalui retreat tersebut  mahasiswa diajak untuk merefleksikan makna panggilan  dalam kehidupan mereka untuk melayani TUHAN dan sesama di manapun mereka berada.

Lulusan dan Kesempatan Kerja 

Lulusan Fakultas Teologi telah tersebar ke seluruh pelosok tanah air dan bekerja baik dalam gereja sebagai pendeta maupun dalam berbagai institusi Kristen/lembaga pengkaderan atau pembinaan, dalam berbagai bentuk pelayanan Kristen. Di masa-masa yang akan datang mahasiswa juga dipersiapkan agar siap menjadi pengerja dalam berbagai lapangan pelayanan Kristen baik dalam gereja maupun lembaga-lembaga pelayanan Kristen apapun yang melayani masyarakat Kristen maupun masyarakat umumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>